Home Berita Pertama di Sumsel, Muba Launching GNSTA

Pertama di Sumsel, Muba Launching GNSTA

SEKAYU,MNS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Muba, merupakan kabupaten pertama di Sumsel yang melaunching Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA), Penandatanganan Fakta Integritas Bidang Kearsipan Untuk Seluruh Perangkat Daerah, Kamis (11/4/2019) di Auditorium Pemkab Muba.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, dan dihadiri Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mustari Irawan, Sekda Muba, Para Asisten, Kepala OPD dan Camat Sekayu.

Menurut pernyataan, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mustari Irawan, MPA., Muba adalah Kabupaten yang pertama kali di Sumsel yang melaksanakan launching Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA).

“Pertama untuk di Provinsi Sumsel, kabupaten Muba melakukan pencanangan ini. Saya sangat apresiasi atas terselenggaranya ini, dukungan dari Bupati dan OPD sangat menentukan kearsipan baik atau tidak, dengan pencanangan ini kami ucapkan terimakasih dan sangat berharap, mudah-mudahan gerakan ini akan dilanjutkan gugus-gugus hingga ke Kecamatan dan Desa,”ujarnya.

Diterangkannya, Peraturan nomor 7 tahun 2017 tentang GNSTA merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran lembaga negara dan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan kearsipan melalui aspek kebijakan, organisasi, sumber daya kearsipan dan pengelolaan arsip dan pendanaan kearsipan.

“Seperti diketahui bahwa GNSTA ini merupakan gerakan yang diinisiasi oleh ANRI yang bertujuan menciptakan kesadaran masyarakat, tak terkecuali pemerintah melalui tiga pilar yang menjadi tujuan pembentukan GNSTA, yaitu kesadaran pentingnya mengelola arsip, membangun penyelenggaraan tertib arsip dan menyelamatkan arsip di seluruh kementerian/lembaga,”terangnya.

Sementara Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dalam sambutannya, mengatakan bahwa arsip sebagai identitas dan jati diri bangsa, sebagai memori, acuan, dan bahan pertanggungjawaban nasional yang memiliki peranan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pemerintah kabupaten Muba terus berupaya untuk melaksanakan amanat dari undang-undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan dan peraturan pemerintah nomor 28 tahun 2012 tentang pelaksanaan UU no 43 tahun 2009 tentang kearsipan, serta peraturan kepala Arsip Nasional Indonesia no 7 tahun 2017 tentang gerakan nasional sadar tertib arsib,”katanya.

Lanjutnya, Arsip adalah informasi, dengan adanya arsip ini menjadi bukti nantinya di masa depan untuk anak-anak agar ke depan memandang arsip adalah penting.

“Saya harapkan kepada OPD untuk segera mengintegrasikan dan mengimpelmentasikannya segera, kecamatan yang telah melakukan pencanangan hari ini diharapkan bukan hanya ceremony saja, gerakan ini menjadi komitmen bersama,”tegasnya.

Diimbaunya, Kepada DPK Muba sebagai leading sector pengelolaan kearsipan di Kabupaten Muba untuk melakukan pembinaan dan monitoring penyelenggaraan kearsipan di setiap OPD.

“Semoga Allah SWT merestui niat baik kita dalam melaksanakan gerakan nasional sadar dan tertib arsip (GNSTA) di Musi Banyuasin dan menggalakkan kegemaran membaca di kalangan masyarakat, khususnya pelajar,”tutupnya.

Comments are closed.