Home Berita Awal 2020, Muba Akan Panen Perdana Kebun Kelapa Sawit

Awal 2020, Muba Akan Panen Perdana Kebun Kelapa Sawit

SEKAYU,MUBA – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Yusman Srianto mengharapkan agar pembangunan kembali kebun kelapa sawit rakyat di Muba tetap terlaksana dengan tidak meninggalkan prinsip-prinsip standarisasi pembangunan dan tata kelola kebun yang baik dan benar.

Hal ini dikemukakannya, saat membuka acara sosialisasi Indonesia sustainable palm oil (ISPO) kegiatan peremajaan sawit rakyat (PSR) Kabupaten Muba, Senin (28/10/2019) di Auditorium Pemkab Muba.

Menurutnya, sejak telah dicanangkan program peremajaan kelapa sawit yang pertama di Indonesia oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, pada tanggal 13 Oktober Kabupaten Musi Banyuasin, saat ini jumlah pekebun yang telah melakukan peremajaan kelapa sawit sudah mencapai 5.155 Pekebun dengan luasan 11.380 Ha yang tergabung dalam 17 koperasi.

“Direncanakan awal tahun 2020, akan dilakukan panen perdana kebun kelapa sawit yang sudah ditanam sejak Oktober 2017 seluas 4.446 Ha,”ujarnya.

Selain itu, dirinya juga berharap kepada masyarakat pekebun kelapa sawit, khususnya yang melakukan peremajaan kebunnya agar dapat melaksanakan pentingnya standarisasi minyak sawit nasional bagi suatu negara dengan sertifikasi ISPO, agar dapat diakui baik nasional maupun internasional guna menjaga mutu dan kualitas agar mampu bersaing terhadap harga sehingga meningkatkan pendapatan serta mensejahterakan Pekebun.

Sementara, Kepala Dinas Perkebunan Iskandar Sarianto dalam sambutannya menerangkan bahwa lahan yang akan diremajakan meliputi wilayah yaitu kecamatan Keluang , kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Babat Toman, Kecantikan Babat Supat, Kecamatan Lais, Kecamatan Lalan dan Kecamatan Plakat Tinggi yang merupakan lahan kebun milik swadaya murni.

“Untuk kelompok Pekebun kelapa sawit yang satu-satunya murni kelompok swadaya masyarakat akan dilakukan peremajaan tahun 2020 yakni wilayah kecamatan Lalan, dimana kebun kelapa sawit tersebut baru berumur 10 tahun, namun produktivitasnya rendah jadi dilakukan replanting atau peremajaan dini,”ungkapnya.

Terakhir, dirinya minta agar para peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut dengan baik, sehingga bisa diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Kegiatan ini, antusias diikuti oleh Pekebun kelapa sawit yang tergabung dalam 17 KUD di wilayah Muba. Acara hadiri para camat Muba, Elisabeth Irma dari Bank BRI, Ikbal dari Bank BNI Sekayu.

Comments are closed.